resume SIM BAB 2
BAB 2
KONSEP DASAR SISTEM
Peendekatan sistem menjelaskan
sesuatu berdasarkan sudut pandang tujuan, proses, dan struktur. Dengan memahami
struktur sistem dan proses sistem, seseorang dapat menjelaskan tujuan suatu
sistem tidak tercapai.
Pendekatan sistem merupakan jumlah
keseluruhan dari bagian-bagian yang saling bekerja sama untuk mencapai hasil
yang diharapakan berdasarkan kebutuhan tertentu.
Pendekatan sistem dapat dihubungkan
dengan analisis kondisi fifik (misalnya, kehidupan ekonomis, gejala pendidikan,
dan pola nilai hidup). Analisis sistem sosial relatif lebih rumit dibandingkan
dengan analisis sistem fisik dan sistim biotis.
Pendekatan sistemadalah upaya untuk
melakukan pemecahan masalah yang dilakukan dengan melihat masalah yang ada
secara menyeluruh dan melakukan analisis secara sistem. Pendekatan sistem
diperlukan apabila kita menghadapi masalah yang kompleks sehingga memerlukan
analisis terhadap permasalahan tersebut, untuk memahami hubungan bagian denagan
bagian lain dalam masalah tersebut, dan kaitan anatara masalah tersebut dengan
masalah lainnya.
A. Hakikat
Sistem
1. Pengertian
Sistem
Kata “sistem” berasal dari bahasa
Yunani, yaitu systema, yang artinya himpunan bagian atau komponen yang saling
berhubungan secara teratur dan merupakan suatu keseluruhan.
Sistem terdiri atas struktur dan proses.
Setiap sistem diciptakan untuk mengenai
sesuatu yang berulang-ulang atau yang secara rutin terjadi.
Sistem
adalah seperangkat unsusr yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi dalam
satu lingkungan tertentu (Ludwig, 1991). Sistem merupakan bagian-bagian yang
beroperasi secara bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan (Raymond Mcleod,
2001).
Menurut
Budi Sutedjo (2002), sistem adalah kumpulan elemen yang saling berhubungan satu
sama yang lain, yang membentuk suatu kesatuan dalam usaha mencapai suatu
tujuan.
Menurut
Davis G.B. (1995:9) adalah kumpulan dari elemen yang beroperasi bersama-sama
untuk menyelesaikan suatu sasaran.
Definisi
sistem menurut Harijono Djodjodihardjo (19984: 78) adalah sekumpulan objek yang
mencakup hubungan fungsional antara tiap-tiap objek dengan hubungan ciri setiap objek yang secara keseluruhan
merupakan suatu kastuan secaca fungsional.
Dengan
demikian, sistem merupakan kumpulan dari beberapa bagian yang memiliki
keterkaitan serta saling bekerja sama serta membentuk suatu kesatuan untuk
mencapai tujuan dari sistem tersebut. Maksud dari suatu sistem adalah untuk
mencapai tujuan dan sasaran dalam ruang lingkup yang sempit.
2. Teori
Sistem
Upaya mendeskripsikan, menjelaskan, dan
memprediksi perilaku organisasi umumnya berasal dari teori sistem. Ludwig
vonBertalanffy menyatakan bahwa teori sistem dapat dianalogikan dengan sistem
yang ada pada organisme.
Suatu
sistem pada dasarnya adalah sekelompok unsur yang erat hubungannya satu dengan
yang lain,yang berfungsi bersmam-sama untuk mencapai tujuan tertentu.
Secara sederhana, suatu sistem dapat
diartikan sebagian kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen, atau variabel
yang terorganisasi saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain, dan
terpadu.
Dari definisi tersebut dapat terperinci
lebih lanjut pengertian sistem secara umum, yaitu:
a. Setiap
sistem terdiri atas unsur-unsur
b. Unsur-unsur
tersebut merupakan bagian terpadu sistem yang bersangkutan;
c. Unsur
sistem tersebut bekerja sama untuk mencapai tujuan sistem;
d. Suatu
sistem merupakan bagian dari sistem lain yang lebih besar.
3. Historis
Perkembangan Teori Sistem
Sistem dalam maknanya di sini, memiliki
sejarah panjang yang dapat ditelusuri kembali ke Plato (philebus), Aristoteles
(politik), dan Euclid (unsur).
Komentar
Posting Komentar